BUAH DARI PENGAMPUNAN
Memilih untuk mengampuni seseorang tidak berarti bahwa Anda membenarkan tindakan orang tersebut. Hal ini diperlukan untuk melepaskan diri sendiri dari situasi di mana orang lain melakukan tindakan-tindakan yang merusak dan atau menyakiti Anda, juga untuk membantu orang yang menyakiti Anda untuk menyadari kesalahan dari tindakannya. Hanya Anda yang tahu tindakan-tindakan apa dari orang lain yang Anda bisa dan tidak bisa hidup dengan hal-hal tersebut. Pengampunan tidak berarti mengijinkan orang lain punya kesempatan untuk menyakiti Anda lagi.
Dalam pengampunan tidak berarti bahwa Anda tidak berhak untuk mencari dan mengusahakan sesuatu yang hilang dan atau rusak dari sebuah akibat tindakan orang lain. Jika seseorang menyakiti Anda, Anda memiliki hak secara hukum dan etika untuk menjadi utuh lagi (sama seperti sebelum terluka). Tetapi pada sisi yang lain, Anda juga bisa bersikap tidak menuntut apa-apa dari akibat perbuatan seseorang terhadap Anda. Saya merekomendasikan Anda melakukan sikap yang kedua. Karena itu membuat Anda jauh lebih tenang, dan bisa fokus kepada hal lain dalam hidup Anda.
Contohnya Anda mengampuni seseorang yang menipu Anda dalam hal keuangan. Menuntut seseorang untuk uang yang ia curi adalah contoh dari sebuah sikap mengusahakan sebuah ganti rugi, yang adalah hak Anda. Tetapi jangan sampai usaha Anda untuk mengusahakan ganti rugi itu termuat suatu niatan dengan sengaja untuk membuat orang yang bersangkutan menderita atau meminta sesuau nilai yang jauh lebih besar sebagai suatu ‘hukuman’ terhadap perbuatan orang tersebut kepada Anda. Adalah lebih bijak Anda merelakan uang yang sudah di curi itu sebagai bentuk ‘pemutusan hubungan’ batin Anda dengan masalah sakit hati itu, sehingga tidak ada sedikitpun hal yang dapat membuat Anda bisa terhubung lagi dengan peristiwa itu.
Dalam kasus yang tidak berhubungan dengan benda/barang, putuskan untuk mengampuni dan melupakan semua perbuatan dari orang yang telah melukai Anda. Berhenti untuk megingat-ingat lagi dan atau mempermasalahkannya terus menerus.
Pengampunan adalah Hadiah untuk diri Anda sendiri. Dengan memilih untuk memaafkan-mengampuni, Anda mengambil kembali kekuatan pribadi yang dilucuti, hilang dan rusak ketika orang menyakiti Anda. Anda tidak akan menjadi korban jika Anda menolak untuk menjadi korban dari sebuah tindakan yang melukai hati Anda. Dengan terus ‘menggenggam’ kemarahan dan sakit hati yang Anda alami memungkinkan karya asli dari perbuatan melukai hati Anda dari orang lain bertindak melawan Anda menjadi lebih lama tinggal dalam hidup Anda setelah perbuatan tersebut dilakukan.
Mengampuni orang yang menyakiti Anda adalah suatu deklarasi pernyataan bahwa Anda tidak lagi bersedia untuk mengizinkan orang tersebut untuk menyakiti Anda, sikap bebas dari terluka dan juga suatu tindakan nyata membantu orang yang melukai Anda itu untuk menyadari kesalahannya sehingga dia sanggup untuk berubah menjadi lebih baik.
Secara tdk sengaja saya membaca tulisan ini. Awalnya saya mau cari gambar buah-buahan di google, lalu saya click gambar itu, ketemu tulisan ini.
Pak Energy, anda sudah membantu saya utk bisa liat apa manfaat dari mengampuni, yg tadinya saya pikir gk ada manfaat apa-apa.
Terima kasih Pak!